Search Results

34 hasil ditemukan

Acara (3)

Tampilkan Semua

Pos Blog (10)

  • Bintek program susu organik peternak Millenial KPSP Setia Kawan

    Peternak muda / millenial sangat antusias dalam mengikuti bintek program susu organik, Apalagi kerjasama KPSP Setia Kawan dengan ARLA - Denmark dan sangat di dukung oleh IPS PT. Indolakto

  • Mau Disahkan, KEMENKOP UKM Sebut RPP CIPTAKER Mudahkan Pelaku Usaha.

    Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim menilai pengaturan terkait koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dari UU Cipta Kerja menjadi substansi yang cukup penting. Sebab, menurutnya kehadiran RPP sektor koperasi dan UMKM sebagai aturan turunan mampu memberikan kemudahan, perlindungan serta pemberdayaan yang lebih optimal bagi koperasi dan UMKM. "Koperasi dan UMKM dalam UU Cipta Kerja mendapatkan perhatian khusus, sehingga diharapkan pelaku koperasi dan UMKM dapat menjalankan usahanya dengan kepastian dan dapat bertumbuh menjadi usaha yang tangguh," ujar Arif dalam keterangan tertulis, Rabu (3/2/2021). Lebih lanjut Arif mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun RPP sejak Oktober 2020 silam, dengan turut melibatkan pihak terkait, seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, pelaku UMKM, gerakan koperasi, dunia pendidikan, serta dunia usaha. Rancangan awal Peraturan Pemerintah tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM yang telah disusun kemudian diuji publik pada 5 November 2020. Hal ini guna mengetahui sejauh mana tingkat penerimaan publik, sekaligus menjadi sarana untuk menampung saran dan masukan terhadap RPP. RPP yang telah disempurnakan, selanjutnya disosialisasikan kepada berbagai pihak pada 17-18 Desember 2020, seperti pemerintah daerah, asosiasi, pelaku usaha UMKM, dan pelaku koperasi di beberapa daerah, yakni Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Banten, dan DKI Jakarta. Arif menjelaskan, sosialisasi juga dimaksudkan untuk menerima masukan dalam rangka penyempurnaan terhadap ketentuan yang diatur dalam RPP. "Dalam RPP ini terdapat beberapa pengaturan bagi Koperasi dan UMKM dalam rangka memberikan kepastian hukum untuk menjalankan usahanya serta perlindungan dan pemberdayaan bagi Koperasi dan UMKM agar dapat mengembangkan usahanya," katanya. Adapun ketentuan tersebut di antaranya kemudahan dalam penyelenggaraan koperasi terkait dengan pelaksanaan rapat anggota secara daring, serta pelaporan yang dilakukan baik secara elektronik maupun manual. RPP juga mengatur tentang prinsip syariah dalam pelaksanaan usaha koperasi. Dalam hal perlindungan koperasi, lanjutnya, diatur pula mengenai bidang usaha yang menjadi ranah koperasi serta pemulihan usaha terdampak bencana. Sementara pengaturan lainnya, yaitu terkait dengan pelaksanaan pemberdayaan koperasi yang mencakup penetapan kebijakan pemberdayaan koperasi dalam aspek kelembagaan, produksi, pemasaran dan keuangan. Soal kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan UMKM, pada RPP ini juga telah diatur mengenai perubahan kriteria UMKM, agar dapat disesuaikan dengan kondisi terkini. Arif menilai, perubahan kriteria UMKM perlu dilakukan, mengingat aturan yang belum berubah selama 12 tahun. "Dengan kriteria yang baru, diharapkan pendekatan pemberdayaan dapat lebih optimal dilaksanakan," ujar Arief. Lebih lanjut Arif merinci berbagai kemudahan dalam hal perizinan usaha yang diatur dalam RPP. UMK nantinya akan diberikan kemudahan untuk mengurus perizinan, di mana untuk UMK dengan risiko rendah terhadap kesehatan, keselamatan, dan lingkungan akan diproses dalam perizinan tunggal, yang terdiri dari perizinan berusaha, sertifikat jaminan halal dan sertifikat nasional Indonesia. "Pengaturan perizinan usaha bagi UMK akan membawa terobosan yang cukup penting, yaitu UMK tidak akan dikenakan biaya untuk mengurus perizinan berusaha dan pemenuhan sertifikat standar dan/atau izin," lanjutnya. Sementara dalam hal pemberdayaan bagi UMKM diatur mulai dari penyelenggaraan basis data tunggal UMKM, penyediaan tempat promosi dan pengembangan usaha UMKM pada infrastruktur publik, pengelolaan terpadu UMK, fasilitasi HaKI, jaminan kredit program, hingga pengalokasian 40 persen pengadaan barang dan jasa pemerintah pusat dan daerah untuk UMK. “Ada pula soal kemitraan dengan usaha besar, pemberian kemudahan dan insentif, penyediaan pembiayaan, penciptaan wirausaha baru melalui penyelenggaraan inkubasi, serta dana alokasi khusus bagi pemerintah daerah," kata Arif. Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM itu, disebutkannya juga telah diharmonisasi dan mengalami pembulatan serta pemantapan pada 15-21 Januari 2020 bersama Kementerian Hukum dan HAM serta melibatkan kementerian/lembaga terkait. Kini, Rancangan Peraturan Pemerintah yang telah selesai dilakukan pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan telah diserahkan kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk kemudian diteruskan kepada Kementerian Sekretariat Negara agar dapat ditetapkan oleh Presiden. Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5360362/mau-disahkan-kemenkop-ukm-sebut-rpp-ciptaker-mudahkan-pelaku-usaha?_ga=2.269164657.182908253.1612140877-1036643593.1610008283

  • Koperasi Sebagai Perekonomian Rakyat

    Pasuruan, 29 Januari 2021. Bapak H. Koesnan dalam diskusi ringan dengan pengurus menyampaikan bahwa saat ini Koperasi harus tetap optimis dan semangat dalam perekonomian rakyat. Koperasi sebagai amanah rakyat akan tetap berjuang untuk mensejahterakan perekonomian rakyat. Sesuai dengan UU No. 17 tahun 2012 "Koperasi sebagai organisasi ekonomi yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, serta terpercaya sebagai entitas bisnis, yang mendasarkan kegiatannya pada nilai dan prinsip Koperasi". KPSP Setia Kawan sangat optimis dapat meningkat kesejahteraan peternak di Nongkojajar, Kecamatan Pasuruan, Jawa Timur. Jika anggota koperasi sejahtera maka peternak dan keluarganya pun mendapatkan efek domino yang baik. Anak dari peternak dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan dapat membangun keluarga serta masyarakat. Selain itu juga dalam UU No. 17 Tahun 2012 disebutkan bahwa Pemerintah memiliki peran dalam menetapkan kebijakan serta menempuh langkah yang mendorong Koperasi sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk mendorong langkah tersebut, Pemerintah wajib menghormati jati diri, keswadayaan, otonomi, dan independensi Koperasi tanpa melakukan campur tangan terhadap urusan internal Koperasi. *) Foto diambil sebelum pandemi Covid-19

Tampilkan Semua

Halaman (9)

  • Koperasi | KPSP Setia Kawan | Indonesia

    Selamat Datang KPSP SETIA KAWAN Hubungi Kami Marhaban Ya Ramadhan 1 KOPERASI 4 PETERNAKAN 4 SAPI 2 PERAH Tahun 2020, konsumsi susu di Indonesia diprediksikan sebesar 6 milyar liter setara susu segar atau 16,5 juta liter/hari. Untuk memenuhinya, minimal dibutuhkan 1.325.000 ekor sapi laktasi (dengan rataan produksi 4.600 liter per laktasi) atau populasi perah 2,6 juta ekor. Sementara ini, produksi susu dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 20% kebutuhan nasional, dan sisanya diimpor. Memperhatikan hal ini, usaha peternakan sapi perah prospektif dikembangkan. Selengkapnya Bintek program susu organik peternak Millenial KPSP Setia Kawan 5 Tulis komentar Mau Disahkan, KEMENKOP UKM Sebut RPP CIPTAKER Mudahkan Pelaku Usaha. 3 Tulis komentar 1 Koperasi Sebagai Perekonomian Rakyat 22 Tulis komentar 3 Pelatihan dengan PDHI 23 Tulis komentar 4 Istighotsah dan doa bersama KPSP Setia Kawan 26 Tulis komentar 5 KPSP - IPB kerja sama via zoom 4 Tulis komentar 4 tentang Kami Koperasi yang terletak di lereng sebelah barat Pegunungan Tengger di ketinggian 400 - 2.000 mdpl, Kec. Tutur Nongkojajar, Kab. Pasuruan. Jawa Timur. Unit usaha peternakan sapi perah. Anggota dapat beternak dan menjual hasil susu segarnya untuk di tampung dan disetorkan oleh KPSP Setia Kawan kepada Industri Pengolahan Susu (IPS) yang berada di Jawa Timur. LEARN MORE Read More Manajemen Manajemen dan pengurus bekerja secara profesional dan berdedikasi. Read More H.M. Koesnan, SE Ketua Umum KPSP Setia Kawan menjadi Koperasi yang modern dan sejahtera Read More Ir. H.SS. Sulistyanto, MM Ketua 1 Pengalaman yang matang menjadikan koperasi siap menghadapi era globalisasi Read More H.Farhan Susanto, SE Manajer Koperasi peternakan sebagai core business untuk kesejahteraan bersama Produk Produk Lokal Kami Untuk Kesejahteraan Peternak Susu Segar Susu Fermentasi Rasa Buah Permen Susu Kerupuk Susu Keju Mozzarella Mau tahu yang lainnya > All Videos Putar Video Khofifah Indar Parawansa, Dra. Hj. M.Si. (Gubernur Jatim) Saya optimis, keberadaan Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan mampu menjadi pusat penyediaan makanan bergizi, utamanya daging dan susu Drs. Teten Masduki (Menteri Koperasi & UKM) Koperasi sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan walaupun Pandemi Covid-19, KPSP Setia Kawan luar biasa dalam peningkatan kesejahteraan peternak. H. M. Irsyad Yusuf, SE, MMA (Bupati Kab. Pasuruan) KPSP Setia Kawan, merupakan koperasi andalan khususnya untuk Kabupaten Pasuruan. Get in Touch Jl. Raya Wonosari Nongkojajar No. 38, Pasarbaru, Wonosari, Tutur, Kab. Pasuruan, Jawa Timur. 67165 Tel. (0343) 499-099 & 499-322 Fax. (0343) 499-322 email : koperasi@kpspsetiakawan.com Kirim Terima Kasih Kunjungannya

  • Unit Usaha | KPSP Setia Kawan

    Unit Usaha KPSP Setia Kawan Div. Susu Segar Pelayanan : Pakan Ternak | Keswan & IB | Peternakan | Jasa Kendaraan & Perlengkapan Umum Div. Simpan Pinjam Kredit : Uang tunai | Barang | Kandang Sehat | Milk Can & Ember Perah | Reaktor Biogas | Motor & Mobil | Umroh & Haji Div. Perdagangan & Jasa Cabang Usaha : Mini Market | Sapronak | Produk Olahan | Kedai Susu Divisi Susu Segar Selalu memberikan susu segar berkualitas Pembayaran Pencairan dana setiap 10 hari | harga susu sesuai dengan kualitas Transportasi Penyediaan sarana angkutan khusus susu segar Perlengkapan Semua Pos penampungan dilengkapi dengan mesin pendingin ( colling unit ), Pemanas air, Genzet. Pos Susu 33 Pos penampungan susu | 13 Desa | Pagi (05:00-06:30) | Sore (14:30-16:00) Asli Susu yang disetorkan ke Koperasi harus asli susu sapi dan tidak ada pencampuran air | atau zat lain | asli warna susu | asli rasa susu. Bersih Higiene dan sanitasi diterapkan saat pemerahan. | Mengurangi cemaran bakteri (TPC). Cepat Disetorkan Setelah diperah langsung disetorkan ke Pos Sus. | Mempertahankan kesegaran susu. Uji Kualitas Susu di Pos Penampungan Susu 01/ Uji Alkohol suatu uji untuk menentukan sifat – sifat pemecahan protein susu. Uji alkohol menjadi positif bila susu mulai asam atau sudah asam, susu bercampur dengan kolostrum, pada permulaan mastitis dan susu tidak stabil disebabkan oleh perubahan fisiologi. 02/Uji Berat Jenis menguji apakah terjadi pemalsuan susu | berdasarkan berat jenis susu. Berat jenis susu segar diukur pada suhu 27,5 0C berkisaran antara 1,027-1,028 (SNI 2004) 03/Uji & TPC MBRT Methylene Blue Reductase Test ( ) | Total Plate Count (TPC) MBRT Uji MBRT dan TPC dilakukan untuk mengetahui cemaran bakteri susu. 04/Uji Antibiotik uji reduksi antibiotik pada susu segar Pengobatan dengan antibiotik yang tidak sesuai prosedur yang tepat seringkali menimbulkan residu dapat menyebabkan masalah yang sangat merugikan peternak sapi perah, industri pengolah susu dan konsumen. Sistem Penerimaan Susu Segar Peternak Dilakukan kelompok Peternak sapi perah menyetorkan (mengirim) susu segar hasil perahan dengan Metode ABCD Pos Penampung Susu Uji kualitas Uji Alkohol : 76% Berat Jenis : 1.023 Organoleptik Sample Fat | MBRT Bahan Asing | Antibiotik | Kwantum Prosessing (PHE / C.U) Pengiriman susu Pengiriman susu dari Pos Penampung ke Industri Pabrik Susu (IPS). Suhu dingin dijaga 4 Celcius. KPSP Setia Kawan Koperasi Koperasi & Perbankan memberikan penjulan susu kepada peternak. Bank IPS setor via Bank Data produksi / kualitas mingguan dikirimkan ke KPSP. Pembayaran dilakukan setiap 10 hari. IPS (Industri Pengolahan Susu) Produsen susu kemasan Susu segar dari koperasi diproses standar kualitas tinggi dan modern. Uji Alkohol 78% | Suhu 8 C | SNF | Fat | Protein | Lactose | TPC | KA | Cemaran FIsik Farm KPSP Setia Kawan HMT & Fodder Jagung Pengembangan Rumput Setia Div. Pelayanan Pinjaman* *) Semua pelayanan pinjaman / kredit tersebut di angsur selama 10 hari sekali melalui pembayaran air susu segar. 01 kredit uang tunai Fasilitas pinjaman cash CONTACT US 02 Kredit barang Milk Can, Karpet sapi, Kaleng, Pakan Ternak dan kebutuhan pokok anggota CONTACT US 03 Kredit Pembangunan Kandang Sehat Bangun kandang impian anda CONTACT US 04 Kredit Pembangunan Reaktor Biogas Pinjaman pembangunan biogas CONTACT US 05 Kredit pembelian Sapi Mau tambah produsi | tambah sapi CONTACT US 06 Kredit bahan bangunan Pinjaman untuk pembangunan rumah CONTACT US 07 Kredit Mobil dan Sepeda Motor Pinjaman pembelian motor & mobil CONTACT US 08 Kredit Haji dan Umroh Tunaikan ibadah mulia anda segera CONTACT US Div. Perdagangan & Jasa Kedai Susu Menikmati susu hangat dan cemilan suasana G. Bromo Mini Market Sembako | Alat Rumah Tangga | Kosmetik | Obat Peternakan Peralatan & Pakan Ternak Material Menyediakan bahan bangunan rumah | kandang Pengembangan Biogas Bio Gas Biogas merupakan bahan bakar alternatif yang berasal dari kotoran hewan ternak, termasuk sapi. ​ Memanfaatkan gas dalam kotoran ternak yang diperoleh dari reaksi kimia dengan menggunakan teknologi terapan sederhana. ​ Total biogas yang sudah terbangun sebanyak 1.523 unit yang digunakan untuk 1601 KK, dari 6044 orang peternak aktif. (Jumlah peternak yang belum terpasang sebanyak 4.443 KK).

Tampilkan Semua